jauh dari keramaian.. ngg, maksudnya
saya tidak mendengar deru kendaraan yang semakin sember setiap harinya.
earphone terpasang mengalunkan lagu-lagu "galau" dari iPod saya.
langit sudah gelap, tapi saya nggak liat bulan.
mungkin dia sembunyi, seperti perasaan saya sekarang.
haha basi.
sudah setahun saya mencoba menjalani,
yaa apa yang seharusnya. setahun.
langit sudah gelap, tapi saya nggak liat bulan.
mungkin dia sembunyi, seperti perasaan saya sekarang.
haha basi.
sudah setahun saya mencoba menjalani,
yaa apa yang seharusnya. setahun.
lama?
nggak juga. malah buat saya cepat, itu
terlalu cepat.
terlalu. ya yaa.. saya terlalu larut menjalani semuanya.
sampai2 saya tidak bisa mendeteksi perasaan ini yang datang diam-diam.
sepertinya sekarang semua sudah mulai jelas,
ah tapi saya tetap ragu.
saya tetap tidak berani, mungkin memang perasaan ini sudah seharusnya disembunyikan.
sembunyi? haha mana bisa?
dia terlalu nyata, terlalu membuat saya bingung.
tapi tetap absurd, apa sih.. saya juga nggak ngerti.
dia maksa buat menunjukkan eksistensinya.
rasio saya memaksa untuk tidak percaya perasaan ini ada,
tapi hati saya kayaknya bilang sebaliknya. cih, hari gini ngomongin hati.
emang masih punya?
punya nggak punya, tapi saya tau perasaan ini ada.
saya nggak tau maunya dia apa..
yang pasti ada satu hal yang membatasi.
bukan saya
bukan dia
bukan juga kamu.
kita semua tau.
Dia.
Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen