rabu pagi. hari ini mereka datang, berpakaian hitam ingin bertemu denganmu di peristirahatan terakhir. memandangi rumah abadimu, diam tak bersuara. hanya doa yang terucap samar dalam hati masing-masing. tak ada isak tangis, hanya memori tentangmu yang berkelebat dalam pikiran kalut mereka. ya, semuanya pribadi. kenangan tentangmu bersifat rahasia, teman. tak ada yang tahu, tak ada yang bertanya. tak lama, wajah-wajah itu menyunggingkan senyum. mengingat dirimu yang tidak bercela. mereka tahu kamu tidak mati, mereka sadar kamu tetap hidup di atas sana. langit pagi itu sangat cerah, teman. kontras. mereka tahu kamu ada di sana. yah, senyum-mu pasti ada di antara kilau cahaya matahari, bukan? dalam bisikan, mereka pun berucap: "Sampai jumpa, teman. Kami akan sangat merindukanmu..." :)R.I.P. Fraya Fadiana
Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen